NEWS BARRU – Mobil jalan poros Pangkep-Barru terjun ke empang akibat sopir mengantuk saat melintasi kawasan yang ramai. Kecelakaan ini terjadi pada siang hari ketika kendaraan melaju dari arah Pangkep menuju Barru. Sopir kehilangan kendali, sehingga mobil keluar jalur dan jatuh ke empang di sisi jalan.

Warga sekitar segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian dan tim evakuasi. Petugas langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi sopir dan penumpang. Beruntung, semua penumpang berhasil diselamatkan tanpa mengalami luka serius. Namun mobil mengalami kerusakan signifikan akibat benturan dan terendam air empang.
Baca Juga : Kebakaran di Pasar Kasongan Katingan, 15 Bangunan Hangus
Mobil jalan poros Pangkep-Barru terjun ke empang menjadi peringatan penting bagi pengendara. Sopir diminta selalu menjaga kondisi fisik dan kewaspadaan saat mengemudi, terutama di jalan yang panjang dan rawan kecelakaan. Mengantuk menjadi salah satu faktor utama kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi di rute tersebut.
Pihak kepolisian juga meningkatkan patroli dan sosialisasi keselamatan di jalan poros. Polisi menghimbau pengendara untuk berhenti sejenak jika merasa lelah, serta memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum menempuh perjalanan. Penegakan aturan lalu lintas menjadi salah satu langkah untuk mencegah kecelakaan serupa.
Selain itu, masyarakat sekitar diajak untuk ikut berperan aktif menjaga keselamatan di jalan. Warga diminta melaporkan kondisi jalan yang rusak atau rawan kecelakaan agar segera diperbaiki. Mobil jalan poros Pangkep-Barru terjun ke empang ini menegaskan pentingnya kewaspadaan bersama.
Evakuasi mobil dilakukan dengan koordinasi antara warga, aparat kepolisian, dan tim SAR setempat. Kendaraan berhasil ditarik dari empang menggunakan alat berat, dan jalur kembali normal setelah proses evakuasi selesai. Pengalaman ini menjadi pelajaran bagi semua pengendara di jalur Pangkep-Barru.
Kecelakaan ini menekankan faktor keselamatan dan kondisi sopir sebagai prioritas utama. Mobil jalan poros Pangkep-Barru terjun ke empang akibat mengantuk menjadi pengingat nyata bahwa disiplin mengemudi dan istirahat cukup dapat mencegah tragedi serupa. Semua pihak diimbau lebih waspada di masa mendatang.








