, ,

Di Tengah Arahan Presiden Prabowo, Rakor TPID Dipercepat untuk Antisipasi Gejolak Harga

by -1320 Views

Pemkot Makassar Maksimalkan Operasi Pasar: Senjata Strategis Kendalikan Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat

NEWS BARRU– Di tengah gejolak ekonomi global yang tak menentu, isu inflasi dan kenaikan harga bahan pokok selalu menjadi perhatian utama bagi setiap kepala rumah tangga. Di Makassar, Pemerintah Kota (Pemkot) di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin tidak tinggal diam. Langkah strategis pun digencarkan, dengan mengoptimalkan Operasi Pasar sebagai ujung tombak untuk menstabilkan harga dan melindungi daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah.

Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Danny Pomanto—sapaan akrab Wali Kota—usai mengikuti Rapat Koordinasi Khusus Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Makassar pada Selasa (2/9). Rakor yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah aksi nyata untuk menyikapi data dan arahan presiden secara cepat dan tepat.

Stok Aman, Harga Stabil, tapi Kewaspadaan Tetap Diperlukan

Dalam paparannya, Munafri menyampaikan kabar menggembirakan: secara umum, stok beberapa komoditas pangan pokok di Makassar dalam kondisi mencukupi dan harganya relatif stabil. Namun, kata “relatif” ini menjadi kunci. Danny Pomanto menyadari betul bahwa stabilitas yang ada sangat rapuh dan dapat berubah oleh berbagai faktor, seperti gangguan distribusi, cuaca, atau fluktuasi harga di tingkat produsen.

Di Tengah Arahan Presiden Prabowo, Rakor TPID Dipercepat untuk Antisipasi Gejolak Harga
Di Tengah Arahan Presiden Prabowo, Rakor TPID Dipercepat untuk Antisipasi Gejolak Harga

Baca Juga: Langit Malam Toraja Kembali Tentram Berkat Operasi Penertiban Knalpot Brong

“Fokus utama kita adalah menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga yang wajar,” tegas Munafri. Pernyataan ini mencerminkan filosofi pemerintahan yang tidak hanya melihat angka makro, tetapi lebih kepada bagaimana angka tersebut dirasakan langsung oleh ibu-ibu yang berbelanja di pasar tradisional, para pedagang kecil, dan seluruh lapisan masyarakat.

Tiga Pilar Strategi Pengendalian Inflasi Makassar

Pemkot Makassar tidak mengandalkan operasi pasar sebagai satu-satunya solusi. Munafri memaparkan tiga pilar strategis yang akan diperkuat secara terintegrasi:

  1. Memaksimalkan Operasi Pasar: Ini adalah intervensi langsung yang paling terlihat oleh masyarakat. Pemkot akan menggelar operasi pasar secara rutin dan masif, terutama di wilayah-wilayah yang tercatat memiliki harga komoditas高于 rata-rata (high price). Operasi pasar ini menyediakan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan daging ayam dengan harga yang jauh di bawah pasaran. Efeknya dua kali lipat: selain membantu masyarakat, juga menjadi “rem” alami bagi pedagang lain untuk menaikkan harga secara semena-mena.

  2. Dukungan Penuh ke Sektor Pertanian: Inflasi seringkali bermula dari hulu. Pemkot berkomitmen memperkuat sektor pertanian lokal, baik dengan memberikan bantuan benih, pupuk, maupun pendampingan teknis kepada petani. Dengan meningkatkan produksi pangan lokal, ketergantungan pada pasokan dari daerah lain dapat dikurangi, sehingga harga lebih mudah dikendalikan.

  3. Digitalisasi Distribusi Pangan: Ini adalah terobosan modern. Melalui digitalisasi, rantai distribusi pangan dapat dipantau secara real-time. Data stok di gudang, pergerakan barang, dan harga di berbagai pasar dapat terpantau dengan mudah. Hal ini mempermudah pemerintah mengidentifikasi potensi kelangkaan atau kenaikan harga lebih dini, sehingga intervensi bisa dilakukan lebih cepat dan akurat sebelum masalah membesar.

Sinergi: Kunci dari Seluruh Strategi

Sebuah pesan kuat disampaikan Munafri dalam rakor tersebut: pengendalian inflasi adalah kerja bersama. Ini bukan tanggung jawab pemerintah pusat semata, tetapi juga pemerintah daerah, pelaku usaha, asosiasi pedagang, dan bahkan masyarakat.

Pemkot Makassar akan memperkuat koordinasi dengan semua pemangku kepentingan dalam rantai distribusi pangan. Mulai dari pengawasan stok di tingkat grosir dan distributor, hingga memastikan distribusi lancar ke pedagang eceran. “Intervensi pasar akan kita lakukan bila diperlukan,” ujar Munafri, menegaskan bahwa pemerintah siap turun tangan agar masyarakat terlindungi dari gejolak harga.

Apresiasi dari Pusat dan Arahan Presiden

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang memimpin rakor tersebut, menyampaikan apresiasi atas capaian inflasi nasional. Laju inflasi Agustus 2025 menunjukkan tren positif dengan angka 2,31 persen, turun dari bulan sebelumnya yang sebesar 2,37 persen. Secara month-to-month (mtm), bahkan mencatat deflasi sebesar -0,08 persen.

“Angka ini cukup baik. Faktor utama adalah terkendalinya sektor pangan, minuman, dan makanan berkat ketersediaan yang cukup serta intervensi pemerintah melalui operasi pasar murah dan langkah lainnya,” kata Tito.

Namun, ia mengingatkan untuk tidak berpuas diri. Masih ada beberapa daerah yang memerlukan perhatian khusus akibat kenaikan harga pada komoditas tertentu. Rakor yang dipercepat ini sendiri merupakan bentuk respons cepat pemerintah untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai dasar evaluasi yang objektif.

Menjaga Kepercayaan dan Ketahanan di Tingkat Akar Rumput

Pada akhirnya, langkah Pemkot Makassar ini bukan hanya tentang mengendalikan angka statistik. Lebih dari itu, ini membangun ketahanan ekonomi dan kepercayaan masyarakat.

Ketika ibu-ibu bisa membeli seikat kangkung, sekilo beras, atau sebutir telur dengan harga yang terjangkau, itu adalah indikator keberhasilan yang paling nyata. Operasi pasar dan strategi pendukungnya adalah bukti bahwa pemerintah hadir di saat masyarakat paling membutuhkan.

Dengan sinergi yang kuat dari tingkat pusat hingga daerah, komitmen yang jelas dari pimpinan seperti Danny Pomanto, dan strategi yang menyentuh hulu hingga hilir, Makassar optimis dapat melalui tantangan ekonomi global dengan lebih tangguh, menjaga stabilitas harga, dan yang terpenting, menjaga agar daya beli masyarakat tetap kuat untuk mendukung pemulihan ekonomi yang berkelanjutan.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.