NEWS BARRU – Andi Ina Kartika menggelar pertemuan dengan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) guna membahas peluang pengembangan keterampilan bagi warga binaan. Pertemuan tersebut menekankan pentingnya pembinaan produktif agar warga binaan memiliki bekal saat kembali ke masyarakat.

Dalam diskusi itu, Andi Ina Kartika mendorong pihak rutan untuk memperluas program pelatihan kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar. Ia menilai pelatihan seperti keterampilan menjahit, pertukangan, kerajinan tangan, hingga pengolahan makanan dapat membuka peluang usaha mandiri bagi warga binaan setelah menjalani masa hukuman.
Kepala rutan memaparkan sejumlah program pembinaan yang sudah berjalan, termasuk pelatihan keterampilan dasar dan kegiatan produktif harian. Pihak rutan juga menjalin kerja sama dengan instansi terkait dan pelaku usaha lokal untuk mendukung pemasaran hasil karya warga binaan. Melalui kolaborasi tersebut, warga binaan tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung.
Baca Juga : IRT Tersangka Penganiayaan Bebas dari Jerat Penjara
Andi Ina Kartika menegaskan komitmennya untuk membantu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pihak rutan. Ia mengajak dinas terkait agar ikut mendukung penyediaan instruktur, sarana pelatihan, serta akses permodalan bagi warga binaan yang ingin memulai usaha setelah bebas.
Pertemuan ini menghasilkan kesepahaman untuk meningkatkan kualitas pembinaan berbasis keterampilan. Kedua pihak sepakat menyusun langkah konkret agar program berjalan berkelanjutan dan memberi dampak nyata. Dengan pendekatan tersebut, warga binaan dapat meningkatkan kepercayaan diri, kemandirian ekonomi, dan kesiapan kembali berperan aktif di tengah masyarakat.